Representasi Perempuan dalam Kepemimpinan: Dominasi Wanita di Komunitas Film Indie Kofiekom UNESA 2026/2027

Surabaya, 13 Mei 2026 - Halo, pembaca setia blog Cerita Si Nona! Saat ini sering kali dinamika gender di komunitas kampus sangat terlihat. Kali ini, mari kita bahas representasi perempuan dalam kepemimpinan, khususnya di Komunitas Film Indie Komunikasi (Kofiekom) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Surabaya periode 2026/2027. Data menarik menunjukkan yang lebih banyak perempuan menduduki posisi pemimpin dibanding laki-laki!


Data Jumlah Anggota dan Pemimpin di Kofiekom

Berdasarkan data internal Kofiekom  periode 2026/2027, komunitas ini punya 45 anggota aktif. Dari jumlah itu:

Perempuan: 28 orang (62%)

Laki-laki: 17 orang (38%)

Lebih mencolok lagi di level kepemimpinan. Dari 6 divisi utama, 4 divisi dipimpin perempuan, Hanya 2 divisi yang dipimpin laki-laki. Ini kontras dengan stereotip kepemimpinan yang sering didominasi pria di industri film indie.


Mengapa Perempuan Lebih Banyak Jadi Pemimpin?

Fenomena ini selaras dengan teori komunikasi seperti Uses and Gratifications Theory, di mana perempuan di komunitas kreatif seperti Kofiekom memanfaatkan media sosial dan kolaborasi untuk membangun jaringan. Representasi ini juga mencerminkan pergeseran budaya yang mana perempuan kini lebih percaya diri memimpin di ruang multimedia, meski tantangan seperti beban ganda (kuliah dan  organisasi) masih ada.


"Saya lihat Divisi Medinfo krusial untuk riset dan info akurat film indie. Sebagai perempuan, saya mau buktiin kita bisa lead dengan detail-oriented approach, terinspirasi dari dosen Ikom yang dorong kami ambil peran strategis. dan saya juga percaya bahwa perempuan bisa menjadi pemimpin.” Ucap Y (Ketua Divisi Medinfo Kofiekom) 


Penulis : Talitha Salsabila

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Risiko dan Tantangan di Media Sosial

Perempuan Dominasi Media Sosial Indonesia: Pengguna Aktif Dorong Pemberdayaan Digital

MEDIA SOSIAL MENJADI RUANG BARU UNTUK PEMBERDAYAAN PEREMPUAN